RSUD Raja Ahmad Tabib (RSUD RAT) kembali menegaskan komitmennya terhadap keterbukaan informasi publik dengan merilis hasil rekapitulasi konsultasi dan pengaduan masyarakat sepanjang bulan Agustus 2026. Data ini menjadi cerminan nyata atas upaya rumah sakit dalam mendengar, menindaklanjuti, dan memperbaiki kualitas layanan kesehatan.
Distribusi Topik Pengaduan
Mayoritas pengaduan masyarakat masih terkait pelayanan kesehatan dengan 326 laporan (60,4%). Disusul oleh isu prosedur BPJS sebanyak 96 laporan (17,8%), serta pengaduan terkait obat (6,9%), prosedur berobat (6,1%), dan sistem/aplikasi (4,1%). Sisanya mencakup informasi pelayanan dan kategori lainnya.
Distribusi Unit/Instalasi
Pengaduan terbanyak tercatat pada Poli Jantung dengan 161 laporan (29,8%), diikuti oleh Poli Ortopedi (13,5%) dan Poli Penyakit Dalam (12,2%). Unit lainnya secara keseluruhan menyumbang 166 laporan (30,7%), menunjukkan perlunya evaluasi lintas instalasi.
Saluran Penyampaian
Sebagian besar masyarakat menyampaikan pengaduan secara tatap muka langsung (95,9%), sementara pengaduan melalui saluran mandiri online hanya 3,5% dan WA/Telp/BPJS sebesar 0,6%. Hal ini menegaskan pentingnya memperkuat kanal digital agar akses pengaduan lebih mudah dan cepat.
Profil Pelapor
Data menunjukkan bahwa pasien langsung mendominasi pengaduan dengan 95%, diikuti oleh keluarga pasien (3,5%) dan pendamping (1,5%). Angka ini menegaskan bahwa suara utama berasal dari pengalaman langsung pasien terhadap layanan rumah sakit.
Komitmen Perbaikan
Direktur RSUD RAT menegaskan bahwa hasil rekapitulasi ini akan menjadi dasar evaluasi berkelanjutan. Fokus perbaikan diarahkan pada:
Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di unit dengan laporan tinggi.
Optimalisasi sistem digital untuk memperluas saluran pengaduan.
Edukasi pasien dan keluarga terkait prosedur BPJS serta alur berobat.
Kesimpulan
Melalui publikasi rutin rekapitulasi pengaduan, RSUD Raja Ahmad Tabib berkomitmen menjaga transparansi, meningkatkan kepuasan pasien, dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang diberikan.


Leave a Reply