RSUD Raja Ahmad Tabib Tingkatkan Kompetensi Bidan dan Perawat Melalui Pelatihan CTG

RSUD Raja Ahmad Tabib Tingkatkan Kompetensi Bidan dan Perawat Melalui Pelatihan CTG

Tanjungpinang, 13 Desember 2024 – Dalam upaya terus-menerus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, khususnya di bidang maternal dan neonatal, RSUD Raja Ahmad Tabib menggelar kegiatan Inhouse Training Cardiotocography (CTG) dan Interpretasi bagi seluruh Perawat dan Bidan di lingkungan rumah sakit tersebut.

Kegiatan pelatihan ini menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya, yaitu dr. Yusrizal Saputra, Sp.OG, dokter spesialis kebidanan dan kandungan, serta NS, Zulkarnaen. S.Kep Kepala Unit Rawat Jalan RSUD Raja Ahmad Tabib. Kehadiran kedua narasumber ini memastikan peserta mendapatkan pembekalan yang komprehensif, mulai dari teori medis hingga aspek teknis dan prosedural dalam pelayanan.

Pelatihan dirancang khusus untuk membekali tenaga kesehatan dengan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam membaca serta menganalisis hasil CTG. CTG sendiri merupakan alat monitoring penting dalam dunia kebidanan untuk memantau denyut jantung janin dan kontraksi rahim ibu, yang berperan krusial dalam deteksi dini berbagai risiko potensial selama kehamilan dan persalinan.

dr. Yusrizal Saputra, Sp.OG, dalam pemaparannya menekankan, “Interpretasi CTG yang tepat dan cepat sangat vital. Ini adalah bahasa pertama janin kepada kita. Melatih kepekaan dalam membacanya berarti meningkatkan kewaspadaan dan kemampuan tindak lanjut untuk menyelamatkan ibu dan bayi.”

Sementara itu, Kepala Unit Rawat Jalan menambahkan pentingnya integrasi pengetahuan ini dalam alur kerja pelayanan. “Pelatihan ini tidak hanya menambah kompetensi individu, tetapi juga kami harap dapat memperkuat koordinasi dan standar prosedur operasional di unit layanan, mulai dari rawat jalan, ANC, hingga kamar bersalin, demi keselamatan pasien.”

Adapun tujuan utama dari pelatihan ini adalah:

  • Meningkatkan kompetensi klinis Perawat dan Bidan dalam pemantauan janin.
  • Mendukung ketepatan dan keakuratan dalam pemantauan kondisi kehamilan dan persalinan.
  • Meningkatkan indeks keselamatan ibu dan bayi baru lahir dengan intervensi yang lebih cepat dan tepat jika ditemukan tanda-tanda gawat janin.

Harapan besar disematkan pada kegiatan ini. Ilmu serta keterampilan yang diperoleh para peserta diharapkan dapat langsung diaplikasikan dalam pelayanan sehari-hari. Dampak akhir yang ingin dicapai adalah terwujudnya pelayanan maternal yang lebih aman, tepat, dan berkualitas tinggi bagi masyarakat Kota Tanjungpinang dan sekitarnya.

Dengan adanya pelatihan ini, RSUD Raja Ahmad Tabib kembali menegaskan komitmennya sebagai rumah sakit rujukan yang terus berinovasi dan memperkuat kapasitas tenaga kesehatannya, guna memberikan pelayanan terbaik yang berstandar nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published.