14
Nov

Mengenal si Diabetes Mellitus

  • Author: Subbagian Informasi dan Pemasaran-FH

Diabetes Mellitus adalah suatu peningkatan kadar gula darah diatas nilai normal, gula darah puasa diatas 125 mg/dl dan gula darah sesudah makan diatas 200mg/dl. Penyebab Diabetes adalah kelainan pada pengeluaran hormone insulin penurunan kerja insulin atau kedua duanya. Kenali Gejala Diabetes Mellitus Gejala Diabetes Mellitus ada dua yaitu: 1. Gejala klasik seperti banyak makan, banyak minum, banyak kencing diikuti dengan penurunan berat badan tanpa diketahui penyebabnya. 2. Gejala penyerta terdiri dari mata kabur, kesemutan, gatal gatal dan keputihan pada wanita. Faktor Risiko Diabetes Mellitus Faktor resiko pada Diabetes Mellitus diantara ada yang dapat di rubah dan tidak dapat di rubah, yang dapat di rubah yaitu berat badan yang berlebihan, aktifitas fisik yang kurang, merokok, diet yang tidak sehat, akdar kolesterol diatas normal, tekanan darah tinggi. Sedangkan yang tidak dapat di tubah adalah Usia, Riwayat keluarga dengan Diabetes, RAS atau suku, riwayat melahirkan bayi yang besar serta PCOS. Tips Mencegah Terjadinya Diabetes Mellitus 1. Mulai kebiasaan makan makanan yang sehat, gunakan bahan makanan yang rendah kalori tinggi serat, seperti sayuran buah-buahan dan biji-bijian. 2. Lakukan aktifitas fisik dengan intensitas sedang minimal 1 hari dalam seminggu masing-masing sesi dilakuka 30-50 menit, mulai perbanyak jalan kaki, berenang dan bersepeda. 3. Pengobatan, beberapa pengobatan juga dapat di rekomendasikan oleh dokter untuk membantu pasien yang berisiko tinggi terkena Diabetes Mellitus. Walaupun tidak sepenuhnya mencegah diabetes maupun prediabetes. Obat obatan diabetes sebaiknya di konsumsi sesuai dengan anjuran dokter. Obat obatan penjaga tekanan darah tinggi dan kolesterol juga sebaiknya digunakan sesuai dengan kebutuhan. 4. Penderita pre diabetes dan penderita diabestes dapat melakukan tes darah berupa pemeriksaan kolesterol total, kolesterol LDL, HDL, Trigliserida dan HBA1c dan pemeriksaan laboratorium yang berkala 2-6 bulan sekali untuk penderita diabetes type 2 dan dapat memeriksa / memantau kadar gula darah secara mandiri di rumah. Komplikasi Diabetes Mellitus 1. Mata berupa Retinopati Diabetikum (Penglihatan yang kabur), 2. Terjadi kebas pada saraf, kesemutan dan nyeri nyeri atau di sebut Neuropati Diabetikum), 3. Pada ginjal berupa Nefropati Diabetikum atau penurunan fungsi ginjal disebabkan kadar gula darah yang tidak terkontrol. 4. Pada pembuluh darah bisa terjadi suatu kondisi Arteosklerosis atau penumpukan gula darah di dalam pembuluh darah yang dapat menyebabkan penyakit jantung coroner. Keberhasilan pengobatan Diabetes Mellitus sangat bergantung pada kedisplinan penderita dalam mengubah gaya hidup. Untuk itu para penderita dihimbau untuk tidak menutup mata dan telinga dalam menjalankan terapi. Kerjasama dan komunikasi yang baik antara penderita dan dokter akan sangat membantu menurunkan angka komplikasi Diabetes mellitus dan menciptakan kualitas hidup yang lebih baik pada penderita Diabetes mellitus. Narasumber : dr. Dwinita Vivianti, Sp.PD. Dokter spesialis penyakit dalam RS Raja Ahmad Tabib Provinsi Kepulauan Riau