22
Sep

ZIARAH MAKAM RAJA AHMAD TABIB-ULAMA DAN TABIB PULAU PENYENGAT INDERA SAKTI

  • Author: SubbagInformasidanPemasaran_ZAO

Pulau Penyengat adalah bukti kemegahan Kerajaan Melayu yang sarat dengan peninggalan sejarah, pulau ini berjarak 2 km dengan jarak tempuh lebih kurang 15 menit dari Kota Tanjungpinang Ibu Kota Provinsi Kepulauan Riau berukuran panjang 2000 m dan lebar 850 m. Pulau Penyengat dikenal sebagai Pulau Hadiah Perkawinan dari Sultan Mahmud Syah kepada sang Istri Engku Putri Raja Hamidah pada tahun 1803, merupakan Pusat Pertahanan dan Pusat Pemerintahan Kesultanan Riau-Lingga Johor-Pahang. Di Pulau Penyengat ini terdapat salah satu Landmark Karya Penduduk Pulau Penyengat yaitu Masjid Raja Sultan Riau Penyengat yang masih kokoh berdiri sebagai Simbol Kebesaran Kerajaan Melayu dan dianggap sebagai “Penjaga Kesucian Pulau ini”. Bangunan Masjid terlihat kokoh dan indah yang menandakan bukti kedekatan Sultan dan Penduduk Pulau Penyengat kepada Sang Pencipta. RSUD Raja Ahmad Tabib memiliki kedekatan jiwa dengan Pulau Penyengat, dimana pada tahun 2014, RSUD Provinsi Kepulauan Riau berubah nama menjadi RSUD Raja Ahmad Tabib, nama RSUD ini diambil dari nama seorang Ulama dan Tabib (dokter) yang lahir pada tahun 1282/1865M di Pulau Penyengat Indera Sakti. Ayahnya adalah Raja Hasan putra dari Raja Ali Haji, Ibunya adalah Raja Maimunah. Pada 25 Rabiul Awal 1319H/1901M, Raja Ahmad Thabib bertugas sebagai Tabib kerajaan (dokter) yang bergelar Duli yang Maha Mulia Sultan. Untuk mengenang jasa Beliau, Senin 20 September 2021 Direktur RSUD Raja Ahmad Tabib Dr. dr. H. A Yusmanedi, MMRS, Sp,EM dan rombongan bersilaturahmi dan berziarah kemakam Raja Ahmad Tabib di Pulau Penyengat, dengan tujuan memberikan penghormatan atas jasa Raja Ahmad Thabib yang telah mengabdi sebagai Tabib/Dokter dan sekaligus penyerahan perbaikan makam Raja Ahmad Thabib kepada ahli waris dan pengurus makam Raja Ahmad Thabib yang disaksikan oleh Lurah Pulau Penyengat, Bpk. Al Imron, SST,Par. Disamping itu, Direktur juga menyerahkan satu set tempat cuci tangan kepada Pengurus Masjid Raja Sultan Riau Penyengat dengan tujuan agar seluruh masyarakat Penyengat khususnya pengunjung Masjid dapat selalu menjaga kebersihan dengan mencuci tangan. Pada kesempatan temu ramah, Lurah Pulau Penyengat menyampaikan agar silaturahmi ini dapat terus berlanjut dan ditingkatkan dengan kegiatan-kegiatan pelayanan kesehatan yang bermanfaat untuk masyarakat di Pulau Penyengat.