26/ 9/ 2017



Surveyor KARS Akreditasi RSUP
Berita Tgl 3 February, 2017

469 Pada hari pertama pembukaan kegiatan akreditasi diawali dengan Presentasi oleh Direktur / Pemimpin BLUD Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Kepulauan Riau Tanjungpinang dr. Muchtar L. Munawar, Sp.P dan kemudian
Read More...


Kasus Medis 2016 di Indonesia: Dari Chiropractic Hingga Vaksin Palsu
Berita Tgl 21 December, 2016

466 JAKARTA, KOMPAS.com - Sepanjang tahun 2016, ada beberapa masalah kesehatan yang juga menjadi persoalan hukum di Indonesia. Awal bulan Januari, terdapat kasus meninggalnya wanita muda setelah menjalani terapi chiropractic. Tak lama kemudian,
Read More...

tarif
konsul
saran
dokter




Pooling RSUD Provinsi Kepulauan Riau

 

Anda Pengunjung ke-


Gaya Hidup Modern Picu Bertambahnya Anak Kena Diabetes


232 21 November, 2016
Jumlah kasus diabetes mengalami kenaikan di semua provinsi di Indonesia. Ini berdasarkan data Riset Kesehatan Daerah tahun 2007 dan 2010. Dalam skala internasional, Indonesia yang sempat menempati urutan ketujuh di dunia, kini naik menjadi nomor lima. Disebutkan pula bahwa angka pradiabetes atau calon diabetes di Indonesia menempati urutan nomor tiga di dunia. Ketua Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (Perkeni) Prof. Dr. dr. Achmad Rudijanto, Sp.PD-KEMD memaparkan, dari angka tersebut ternyata populasinya tidak hanya orang dewasa saja tapi juga anak-anak. Salah satu penyebab paling besar adalah cara hidup atau lifestyle anak-anak saat ini. “Anak sekarang yang olahraga itu apanya? Jarinya. Makanan waktu zaman dahulu harus ke luar dulu, cari dulu, baru bisa makan. Sekarang tinggal telepon sudah datang,\" ujar Rudi saat acara media briefing Hari Diabetes Sedunia di Gedung Direktorat PPTM Kementerian Kesehatan, Jakarta, Kamis, 17 November 2016.

Rudi pun menyayangkan pola modern saat ini justru mendorong anak-anak menjadi tidak banyak beraktivitas dan meningkatkan konsumsi. Inilah dua hal yang mempengaruhi peningkatan yang drastis prevalensi diabetes. Risiko diabetes pun bisa terjadi pada tiap usia. Rudi menyebutkan dalam satu kasus, anak usia tiga bulan yang hendak menjalani operasi kelainan usus saat menjalani pemeriksaan memiliki kadar gula mencapai 600 mg/dl. Kasus lain, pada bayi baru lahir yang tak kunjung bangun, setelah dilakukan pemeriksaan ternyata memiliki glukosa yang tinggi.

\"Sejak lahir bisa terkena. Sebagian besar adalah diabetes tipe 1 di bawah usia 12-20 tahun. Sedangkan Tipe 2 sebagian besar di atas 30 tahun,\" kata Rudi. Meski demikian, pada penderita diabetes, Rudi menyarankan agar tidak melihat pada penyakitnya saja. Tapi, bagaimana dia bisa berprestasi. Mereka sama seperti orang normal yang bisa menggapai prestasi dan menjadi apapun yang mereka inginkan asalkan gulanya dikendalikan supaya target yang diharapkan tercapai.

Sumber:www.viva.co.id



<-- Kembali || Index Artikel-->