26/ 9/ 2017



Surveyor KARS Akreditasi RSUP
Berita Tgl 3 February, 2017

469 Pada hari pertama pembukaan kegiatan akreditasi diawali dengan Presentasi oleh Direktur / Pemimpin BLUD Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Kepulauan Riau Tanjungpinang dr. Muchtar L. Munawar, Sp.P dan kemudian
Read More...


Kasus Medis 2016 di Indonesia: Dari Chiropractic Hingga Vaksin Palsu
Berita Tgl 21 December, 2016

466 JAKARTA, KOMPAS.com - Sepanjang tahun 2016, ada beberapa masalah kesehatan yang juga menjadi persoalan hukum di Indonesia. Awal bulan Januari, terdapat kasus meninggalnya wanita muda setelah menjalani terapi chiropractic. Tak lama kemudian,
Read More...

tarif
konsul
saran
dokter




Pooling RSUD Provinsi Kepulauan Riau

 

Anda Pengunjung ke-


Berapa Kali Sebaiknya Ibu Hamil Periksa Kandungan? Simak Rekomendasi dari WHO


231 21 November, 2016
Salah satu pertanyaan umum yang mungkin diajukan oleh Mama hamil adalah berapa kali harus periksa kandungan? Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO baru saja mengungkapkan, Mama hamil perlu mengunjungi tenaga kesehatan seperti dokter, bidan atau perawat setidaknya delapan kali sepanjang kehamilan. Dari delapan kali, sebanyak lima kunjungan perlu dilakukan selama trimester ketiga.

Sebelumnya WHO merekomendasikan empat kunjungan klinik selama kehamilan.
Pedoman baru ini ini menunjukkan bahwa tenaga kesehatan sangat berperan penting dalam kesehatan kehamilan. Pedoman baru ini juga didorong dengan tingginya tingkat kehamilan ibu hamil. Menurut WHO, lebih dari 300.000 wanita meninggal selama kehamilan. Tidak hanya masalah pada kesehatan Mama saja, kematian bayi juga semakin tinggi. WHO melaporkan sebanyak 2,6 juta bayi meninggal selama 2015. Selain itu, sebanyak 2,7 juta bayi meninggal dalam kurun 28 hari setelah kelahiran.

Menurut WHO, peningkatan jumlah kunjungan ke dokter dapat meningkatkan deteksi dini masalah kehamilan. Selain itu, kunjungan yang semakin sering akan membangun komunikasi yang baik antara tenaga kesehatan dan Mama hamil sehingga membantu kehamilan yang sehat dan positif. WHO merekomendasikan untuk Mama hamil periksa pada usia 12 minggu kehamilan. Setelah itu sebaiknya Mama memeriksakan kehamilan pada usia kehamilan 20,26,34,36,38 dan 40 minggu.

Selain untuk mendeteksi masalah kehamilan, periksa ke dokter dapat membantu mama untuk menerapkan gaya hidup sehat selama kehamilan. Tidak hanya merekomendasikan jumlah berapa kali harus periksa kandungan, WHO juga memberikan panduan tambahan untuk Mama hamil. Sebaiknya Mama hamil mendapatkan asupan folat setiap hari dan sering tes gula darah. Selain itu, Mama juga sebaiknya melakukan USG sebelum 24 minggu kehamilan untuk menentukan usia kehamilan serta mendeteksi adanya kelainan pada janin.

Sumber:www.tribunnews.com


<-- Kembali || Index Artikel-->