5
Aug

SUKSESKAN “PEKAN MENYUSUI SEDUNIA

  • Author: Subbag Informasi & Pemasaran RSUD RAT_unit PKR

Menyusui adalah Investasi terbaik untuk kelangsungan hidupdan meningkatkan kesehatan, perkembangan sosial serta ekonomi individu dan bangsa. Meskipun angka Inisiasi Menyusu Dini ( IMD) secara global relatif tinggi, namun hanya 40 % dari semua bayi dibawah 6bulan yang mendapatkan ASI Ekslusif dan 45% yang mendapatkan ASI samapi usia 24 bulan. Meningkatnya praktik menyusui secara optimal sesuai rekomendasi dapat mencegah lebih dari 823.000 kematian anak dan 20.000 kematian ibu setiap tahun. Selain itu tidak menyusui dikaitkan dengan tingkat kecerdasan yang lebih rendah dan mengakibatkan kerugian ekonomi sekita $ 302 Milyar pertahun Aksi bersama diperlukan untuk mencapai sasaran World Health Assembly (WHA) yaitu minimal 50% pemberian ASI Ekslusif selama 6 bulan pada tahun 2025. Berbagai hambatan yang dihadapi untuk dapat menyusui secara optimal, salah satunya yang terbesar adalah kurangnya dukungan bagi otang tua di tempat kerja. Keberhasilan menyusui merupakan upaya bersama yang membutuhkan informasi yang benar dan dukungan kuat untuk menciptakan limgkungan yang memungkinkan ibu dapat menyusui secara optimal. Meskipun menyusui adalah keputusan ibu, namun menyusui akan lebih baik dengan dukungan kuat dari para ayah, keluarga, teman, tempat kerja dan masyarakat. Sehingga di perlukan sosial orang tua yang adil gender terkait dengan menyusui menjadi sangat penting. Perlindungan sosial orang tua yang adil gender mencakup beberapa hal, seperti cuti hamil/ melahirkan bagi ibu dan ayah , bahkan cuti berbayar serta dukungan tempat kerja dapat menciptakan ligkungan yang memungkinkan untuk dapat menyusui baik sektor kerja formal maupun non formal. Tujuan pelaksanaan Pekan Menyusui Sedunia adalah, Menginformasikan tentang hubungan antara perlindungan sosial orang tua yang setara dengan gender dan menyusui, Menyampaikan nilai nilai ramah orang tua dan norma sosial yang setara gender di semua tingkatan untuk mendukung menyusui, Melibatkan indivdu dan organisasi untuk mengahsilkan dampak yang lebih besar, Menggalakkan berbagai aksi perlindungan sosial orang tua yang setara gender untuk meningkatkan menyusui. Demi mencapai tujuan pelaksanaan Pekan Menyusui Dunia ini, berdayakan Orang Tua untuk bisa menyusui, hal ini dikarenakan keberhasilan menyusui dapat di capai jika di dukung oleh 3 faktor: 1. Edukasi : Selama Hamil, membaca buku atau web tentang menyusui, mengikuti kelas edukasi menyusui, berkonsultasi dengan konselor tentang persiapan menyusui dan libatkan keluarga utntuk mendapatkan edukasi juga 2. Percaya Diri dan yakin bisa menyusui setelah membekali diri dan keluarga tentang pengetahuan menyusui, maka kepercayaan diri itu aan semakin kuat. 3. Dukungan : Dukungan paling utama dari suami, keluarga, tenaga kesehatan yang membantu persalinan, fasilitas kesehatan tempat melahirkan dan lingkungan masyarakat sekitar. Suami Keluarga berperan penting dalam memilih siapa tenaga kesehatan dan dimana fasilitas kesehatan yang sudah berkomitmen untuk membantu keberhasilan menyusui. Tanpa Dukungan dari berbagai pihak, ibu akan menjadi pihak yang tidak berdaya untuk dapat sukses menyusui. ( Sumber : Buku Panduan Pekan Menyusui Sedunia, Kemenkes RI).