3
Sep

Sosialisasi dan Pencanangan Zona Integritas Menuju Wilayah WBK dan WBBM

  • Author: Subbag Informasi & Pemasaran RSUD RAT_ZAO

Tanjungpinang (03/08)- Rumah Sakit Umum Daerah Raja Ahmad Tabib beberapa waktu yang lalu telah menyelenggarakan kegiatan “Sosialisasi dan Pencanangan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Malayani (WBBM)” di lingkungan Rumah Sakit tepatnya hari Kamis 15 Agustus 2019. Acara ini di buka dengan sambutan dari Direktur RSUD RAT yang diwakilkan oleh dr. Supartini selaku Plt. Wakil Direktur Umum dan Keuangan sekaligus Ketua Tim Zona Integritas. Dalam sambutan nya beliau menyampaikan “Keberhasilan pembangunan zona integritas ini ditentukan dari kapasitas tiap pegawai untuk melayani masyarakat sebaik mungkin”. Pada kesempatan ini juga turut hadir Ketua Dewan Pengawas H.Raja Ariza, MM. Hadir sebagai narasumebr acara pada harri itu Kepala Biro Organisasi dan Korpri Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau Any Lindawaty,SH,MH & Noveandry Hairy,ST.MM selaku Auditor Muda dari Inspektorat Daerah Provinsi Kepulauan Riau Proses pembangunan zona integras di fokuskan pada penerapan Program Manajemen Perubahan, Penataan Tata Laksana, Penataan Manajemen SDM, Penguatan Pengawasan, Penguatan Akuntabilitas Kinerja, dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik yang bersifat konkret . Dalam membangun ZI menuju wilayah bebas dari korupsi sesuai dengan Permen PAN dan RB No 52 tahun 2014 tentang pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM dilingkungan Instansi Pemerintah. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam rangka penguatan pembangunan Zona Integritas. Zona Integritas adalah predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Malayani (WBBM) melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Perlu dilakukan reformasi birokrasi agar pelayanan dapat dilakukan secara optimal. Komitmen, perbaikan pelayanan yang ramah masyarakat, monitoring dan evaluasi kegiatan secara terus menerus harus dilakukan Dalam upaya peningkatan tata kelola, seluruh komponen Rumah Sakit diharapkan mampu berkomitmen untuk membantu masyarakat dan membangun integritas kerja yang lebih baik, dimulai dari kemudahan pelayanan, menyediakan fasilitas yang lebih baik dengan semangat hospitality untuk kepuasan publik. Keberhasilan pembangunan zona integritas sangat ditentukan oleh kapsitas dan kualitas integritas masing masing individu yang mempunyai relevansi dalam peningkatan kapasitas dan kualitas integritas dari organisasi dimana individu tersebut berada dan melakukan kegiatan. Melalui reformasi birokrasi diharapkan pemerintah sudah beranjak ke tahapan pemerintah pemerintah yang berbasis kinerja agar mendorong seluruh komponen Rumah Sakit dapat mencapai birokrasi berkinerja tinggi. Acara ditutup dengan penandatangan deklarasi Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Birokrasi Bersih Melayani oleh dr.Supartini yang diikuti oleh seluruh jajaran pimpinan Rumah Sakit dan Tamu undangan.