PENUNJANG MEDIK



Pelayanan gizi di RSUD Raja Ahmad Tabib adalah pelayanan gizi dengan menyusun rancangan diet rawat inap yang disesuaikan dengan keadaan pasien dan berdasarkan keadaan klinis, status gizi dan status metabolisme tubuh. Memenuhi kebutuhan gizi pasien rawat inap, meliputi perencanaan, pengolahan, dan distribusi makanan. Bentuk layanan lainnya adalah penyuluhan dan konsultasi gizi dan rujukan diet bagi pasien rawat inap dan rawat jalan secara individu yang berisiko terhadap mallnutrisi. Penyediaan makanan pasien secara garis besar dapat dibedakan makanan normal dan diit khusus. Diit khusus diberikan kepada pasien agar dapat mengontrol atau mencegah agar penyakit yang diderita tidak kambuh dan tidak bertambah parah serta tidak mengalai komplikasi. Adapun menurut bentuknya dapat dibedakan makanan biasa, makanan lunak, makanan sering dan makanan cair.



Pelayanan Loundry di RSUD Raja Ahmad Tabib memiliki sarana untuk menunjang kelancaran operasional Rumah sakit seperti 3 buah mesin cuci dengan kapasitas 18 kg, 22 kg, dan 28 kg, 2 buah mesin pengering dan 1 buah seterika denga jumlah tenaga pekerja sebanyak 10 orang dan 1 orang kepala instalasi. Pencucian linen infeksius dilakukan terpisah dengan linen non infeksius , linen kotor ditimbang, dicatat, dan dicuci sesuai dengan jenis kekotoran dan sesuai dengan standar yang berlaku

Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah Sakit atau selanjutnya disingkat K3RS adalah segala kegiatan untuk menjamin keselamatan dan kesehatan bagi sumer daya manusia rumah sakit, pasien, pendamping, pengunjung, maupun lingkungna Rumah sakit melalui upaya pencrgahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja di rumah sakit. Kegiatan Pokok K3RS meliputi :
1. Manajemen Risiko K3RS
2. Keselamatan dan Keamanan di Rumah Sakit
3. Pelayanan Kesehatan Kerja
4. Pengelolaan Bahan Berbahaya Beracun ( B3) dari aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja
5. Pencegahan dan pengendalian kebakaran
6. Pengelolaan prasarana Rumah sakit dari aspek keselamatan dan kesehatan kerja
7. Pengelolaan alat medis dan aspek keselamatan dan kesehatan kerja
8. Kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat dan bencana.

IPAL RSUD Raja Ahmad Tabib, meliputi : Pengelolaan Air bersih, Pengelolaan air limbah, pengelolaan limbah padat, yang sangat berpengaruh terhadap terpenuhinya kebutuhan air bersih dan terkelolanya limbah rumah sakit, guna melestarikan lingkungan , mencegah terjadinya pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan bagi masyarakat disekitar Rumah sakit. Dalam melaksanakan kegiatan nya IPAL memiliki urutan proses sebagai berikit, yaitu: perencanaan ( planning) pengorganisasian (organizing) menggerakkan ( actuating) dan pengawasan atau pengendalian (controling) dalam rangka penyelenggaraan kesehatan lingkungan Rumah sakit yang sesuai dengan persyaratan kesehatan lingkungan Rumah sakit menurut KEPMENKES RI No.1204/ MENKES/SK/X/2004.